Mode Latihan Semua isi di alamat /latihan adalah simulasi — bukan data terukur, bukan peringatan resmi. Bilah ini tidak punya tombol tutup. Apa situs ini bukan

Latihan: ruas jalan putus di Jakarta

Simulasi Latihan akses jalan — bukan latihan gempa. Kamu tandai satu titik jalan sebagai putus, lalu kamu baca akibatnya: ke node mana mesin rute masih menemukan jalan, dan ke mana tidak. Lalu sumber daya apa — kalau ada — yang bisa dibaca dari laporan tiap node itu sendiri; untuk banyak node jawabannya tidak ada. Berapa lama sebuah node bertahan kalau listrik padam tidak dijawab di sini — halaman node pun menolak menjawabnya, dan Jalankan latihannya menunjukkan penolakannya, di paragraf sesudah daftar langkahnya. Premisnya kami karang. Hasilnya bukan prakiraan.

Yang mesin ini hitung — dan yang tidak

Yang dihitung. Kami keluarkan satu lingkaran jalan dari graf rute. Lalu perjalanan yang sama kami hitung dua kali — sekali di graf utuh, sekali dengan lingkaran itu dikeluarkan — dan selisihnya kami tampilkan. Pengecualian ruas jalan, lalu rute ulang. Itu seluruh mekanismenya.

Yang tidak dihitung. Guncangan tanah tidak kami model. Keruntuhan bangunan tidak kami model. Likuefaksi tidak kami model. Genangan tsunami — inundasi — tidak kami model. Tidak ada magnitudo, tidak ada garis sesar, tidak ada kedalaman gempa, tidak ada rambat gelombang. Tidak ada satu berkas data bahaya pun di instans ini.

Lingkaran itu kamu yang pilih dan kamu yang klik. Radiusnya angka bawaan yang kami tetapkan — bukan hasil hitungan bahaya. Pilihan “Gempa” di panel peta cuma mengganti radius bawaan dan kalimat penjelasannya; mesinnya sama persis dengan longsor, banjir, dan erupsi.

Jadi kalau latihan ini selesai dan kamu merasa situs kami baru saja mensimulasikan gempa — itu keliru. Yang disimulasikan cuma jalan yang tidak bisa dilewati.

Premis latihan

Simulasi Pukul 02.40 dini hari, di Jakarta. Satu ruas jalan yang kamu pakai tiap hari tidak bisa dilewati: jembatan, underpass, atau gerbang tol — kamu pilih sendiri titiknya di peta. Kenapa ruas itu putus tidak penting di sini. Yang dilatih membaca akibatnya, bukan menebak sebabnya.

Jakarta di judul halaman ini latarnya, bukan cakupan datanya. Kami pilih satu kota supaya premisnya konkret — jembatan dan gerbang tol yang kamu kenal. Langkahnya sendiri sama persis di mana pun kamu jalankan: klik titikmu, klik ruas putusmu, baca selisihnya. Tidak ada satu pun angka di latihan ini yang disaring per wilayah.

Angka yang keluar dari latihan ini — sebelum, sesudah, selisihnya — tidak satu pun pengukuran. Yang “sebelum” — jarak dan waktu tempuh di graf utuh — hitungan mesin rute di atas snapshot graf jalan. Yang “sesudah” dan selisihnya lahir dari premis karangan ini. Dua-duanya bukan laporan lapangan.

Kondisi awal: apa yang kami tahu, apa yang tidak

Tidak ada satu pun angka terukur berlabel “Jakarta” di halaman ini, dan itu disengaja. Jam 02.40 di premis tadi memang angka yang dilekatkan ke Jakarta — tapi itu karangan kami, dan berbadge simulasi. Agregat yang kami hitung — telemetri jaringan, cakupan harian, kepadatan kanal — semuanya se-jaringan dan tidak menerima kotak batas wilayah. Angka dari situ adalah angka seluruh feed broker publik yang kami baca, bukan angka Jakarta. Menempelkan label “Jakarta” padanya berarti menggelembungkan cakupan, dan itu garis yang tidak kami lewati.

Kondisi awal latihanmu ambil dari halaman terukur: halaman depan, data, kandidat, dan halaman tiap node. Di sana tiap angka bawa penyebut dan tanggalnya. Halaman ini tidak menyediakan satu pun. Halaman depan ikut daftar ini karena dua langkah di bawah mengirimmu ke sana.

Peta sengaja tidak masuk daftar itu, dan alasannya kamu pakai sepanjang latihan ini: satu layar peta mencampur tiga kelas sekaligus. Klaim catu daya di sana terukur, dan itu satu-satunya yang berbadge terukur di peta — badgenya muncul di popup titik catu daya dan di barisnya sendiri di legenda lapisan. Badge itu betul, dan popupnya tetap bukan yang latihan ini pakai: isinya penilaian yang sama dengan blok Penilaian (Candidates) di halaman node. Dia membawa tingkat kemungkinan. Dia juga membawa tingkat keyakinan atas buktinya, di kalimatnya sendiri. Catu daya kamu ambil dari halaman node, bukan dari peta — langkah 10 menunjuk kalimat mana. Sel presisi juga terukur, tapi tidak berbadge apa pun: dia digambar sebagai kotak putus-putus, dan penjelasannya keluar di tooltip saat kamu menyentuhnya. Skenario ruas putus itu simulasi, dan berbadge simulasi. Sisanya tidak berbadge apa pun juga: rute jalan dan profil ketinggian — keduanya model. Rute lahir dari mesin rute di atas snapshot graf jalan OpenStreetMap; ketinggian dari SRTM, model permukaan. Jadi di peta, angka tanpa badge tidak memberitahumu kelasnya sama sekali — bukan berarti terukur, bukan berarti model. Kamu yang memberinya label saat mencatat.

Satu aturan membaca peta wajib kamu bawa ke latihan ini, dan ini bukan angka pembuka latihanmu: posisi node di peta kami terkuantisasi. Node yang mengirim presisinya sendiri berdiri di satu sel, bukan di satu titik — firmware Meshtastic memangkas bit koordinatnya sebelum mengirim, lalu melaporkan titik tengah sel itu. Rute berakhir di pusat sel, bukan di perangkatnya. Rute yang sampai artinya selnya yang tercapai; perangkatnya bisa jauh dari titik itu, dan seberapa jauh tergantung besar selnya.

Besar selnya tidak kami tulis di halaman ini — dan jangan kamu salin dari layar juga. Kata “sel” muncul di banyak panel peta, dan angkanya tidak semuanya mengukur hal yang sama. Tidak satu pun dari angka-angka itu jarak ke perangkatnya. Jadi jangan bawa satu pun angka “sel” ke buku catatanmu, dari panel mana pun. Yang kamu pakai bentuknya: kotak putus-putus itu selnya, tergambar pada skala petamu sendiri, dan node berdiri di suatu tempat di dalamnya. Angka se-jaringan soal kuantisasi posisi — lengkap dengan penyebut dan tanggalnya — belum kami terbitkan di halaman mana pun. Jadi angka itu jangan kamu ambil dari mana pun, termasuk dari halaman kami sendiri. Angka terukur yang lain tetap ada di daftar halaman di atas; yang belum kami punya cuma yang satu ini.

Sebagian node tidak punya kotak sama sekali. Di daftar node mereka bertanda “· sel ?”, dan tanda itu datang dari dua arah yang berlawanan: node yang tidak pernah mengirim presisi — ketelitian posisinya tidak kami tahu — dan node yang mengirim posisi penuh tanpa kuantisasi, yang titiknya memang posisi yang dia laporkan sendiri. Peta tidak menggambar kotak untuk keduanya.

Layar tidak diam soal itu, dan justru di situ kamu harus hati-hati. Panel tetap bicara soal sel node itu — sebabnya, selnya, dan sisa jaraknya. Kalimat-kalimat itu keluar rata untuk dua keadaan yang berlawanan tadi, jadi untuk node bertanda “· sel ?” jangan pakai satu pun. Yang bisa kamu pegang cuma ini: tidak ada sel untuk diakhiri, sisa jarak dari ujung rute ke perangkatnya tidak diketahui — jangan diasumsikan nol — dan titiknya jangan dibaca sebagai posisi pasti. Tidak adanya kotak bukan berarti posisinya presisi.

Jalankan latihannya

  1. Buka peta. Buka panel Layanan jalan.
  2. Pilih moda: mobil, motor, jalan kaki, atau sepeda.
  3. Pilih node yang kamu urus. Kontrolnya satu daftar turun tanpa label, tepat di bawah baris Moda, dan tidak ada kolom cari — kamu gulir sampai ketemu. Urutannya bukan satu abjad. Gerbang lebih dulu, tiap barisnya berawalan “◆”, lalu node sisanya — jadi abjadnya jalan dua kali. Nodemu gerbang? Cari di blok berawalan ◆. Bukan gerbang? Lewati blok itu dulu, baru cari secara abjad di bawahnya. Sampai ke ujung daftar tanpa ketemu — atau malah ketemu dua kali — bukan berarti kamu salah gulir. Baca dua bagian tebal di bawah.

    Tiap baris berakhir dengan “· sel <angka> km” atau “· sel ?”. Angkanya jangan kamu salin — alasannya di kondisi awal. Yang perlu kamu lihat cuma tanda tanyanya: kalau nodemu bertanda “· sel ?”, baca kondisi awal sekali lagi sebelum lanjut, karena cara mencatat hasilnya beda.

    Nama nodemu muncul dua kali? Latihan ini berhenti untuk node itu juga. Nama di daftar itu datang dari perangkatnya sendiri, dan tidak ada yang menjaminnya unik — dua node boleh memakai nama yang sama persis. Satu baris cuma memuat nama dan penanda selnya, jadi tidak ada di baris itu yang bilang baris mana perangkatmu. Angka selnya bukan jalan keluar juga: dia tidak menyebut node mana, dan dua baris kembar bisa membawa angka yang sama persis. Aturan di kondisi awal tetap berlaku — angka sel tidak kamu pakai.

    Nodemu tidak ada di daftar itu? Latihan ini berhenti untuk node itu. Daftarnya cuma memuat node yang pernah melaporkan posisi. Node yang tidak pernah mengirim posisi tidak muncul sama sekali — tanpa baris kosong, tanpa satu pun keterangan di layar. Berapa node yang terpantau dan berapa di antaranya yang melaporkan posisi, halaman depan menyebut keduanya dalam satu kalimat, dengan penyebut dan tanggalnya. Daftar di peta punya jendela aktifnya sendiri, jadi panjangnya tidak harus sama persis dengan angka itu.

    Dan panel tidak akan memberitahumu, di dua-duanya. Daftar itu tidak pernah kosong: selalu ada satu node terpilih — baris pertamanya, kalau kamu belum memilih apa-apa. Nodemu tidak ada, atau kamu menebak kembarannya — Rute ke sel node dan Simulasikan ruas putus tetap menjawab, dan menjawab tentang node orang lain, dengan tampilan yang sama rapinya. Itu jalan buntunya: bukan pesan salah, melainkan jawaban benar untuk pertanyaan yang bukan pertanyaanmu.

    Yang bisa kamu lakukan, untuk dua-duanya: pilih sendiri satu node lain yang posisinya kamu kenal, jalankan latihannya di situ, dan tulis di kepala buku catatanmu bahwa yang kamu latih bukan nodemu — itu mengubah arti tiap baris di bawahnya. Nodemu yang tidak melaporkan posisi, atau yang namanya kembar, itu sendiri sudah satu temuan. Catat juga.

  4. Tekan Taruh titik awal, lalu klik posko atau rumahmu di peta. Titik itu kami kirim ke peladen ini untuk dihitung Valhalla — jadi titik itu keluar dari peramban, ikut di dalam alamat permintaannya. Soal disimpan atau dicatat, kami tidak menjanjikan apa pun. Di layar yang sama ada kotak lokasi yang menjanjikan sebaliknya: koordinatmu tetap di peramban, tidak dikirim ke server mana pun, tidak disimpan, tidak dicatat. Dua-duanya berlaku, dan subjeknya beda. Kotak itu bicara soal koordinat dari tombol Tampilkan lokasi saya; kalimat di atas bicara soal titik yang kamu klik. Dari situ juga jebakannya: kalau kamu baru menekan Tampilkan lokasi saya, peta sudah berpusat di posisimu. Klik di tengah berarti mengirim posisimu sendiri, walau kamu merasa cuma menunjuk peta. Geser petanya dulu kalau tidak menginginkan itu.
  5. Tekan Rute ke sel node. Catat jarak dan waktu tempuhnya. Itu angka “sebelum” — dan tulis di sebelahnya kelasnya: model rute di atas snapshot graf jalan. Bukan pengukuran, bukan prakiraan waktu tempuh hari ini. Catat di sini, sekali. Panel skenario nanti menampilkan angka yang sama dengan label “Sebelum”, di dalam blok berbadge simulasi — jangan mencatatnya dua kali, dan jangan ambil dari sana.
  6. Pilih Gempa di dropdown Bencana. Itu cuma menetapkan radius bawaan dan kalimat hasilnya, tidak lebih.
  7. Tekan Simulasikan ruas putus, lalu klik titik yang kamu anggap putus.
  8. Baca hasilnya: rute sesudah, selisih jarak, selisih waktu. Kalau mesin rute tidak menemukan jalan tersisa, hasilnya bilang begitu — dalam skenario ini mesin tidak menemukan jalan apa pun ke sel node itu, bukan cuma jalan yang lebih jauh. Jangan langsung catat. Kalimat yang sama muncul juga saat mesin rutenya sendiri yang menyerah — kehabisan waktu di pencarian berat, misalnya — dan dari hasil ini kamu tidak bisa membedakan keduanya. Mengulang permintaan yang sama tidak menolong: yang berat akan berat lagi, dan jawaban kedua yang sama itu kesepakatan yang kamu bikin sendiri, bukan bukti.

    Satu cek yang menyempitkannya, dan jalankan selagi titik awalmu masih terpasang. Jangan sentuh titik awal, pilihan node, maupun pilihan Bencana — biar yang berubah cuma satu, letak lingkarannya. Tekan Simulasikan ruas putus sekali lagi, lalu klik titik yang jelas tidak menghalangi apa pun, jauh dari rute tadi. Angka radius meternya muncul apa adanya di catatan hasilnya — baca dari situ, jangan dari ingatan, dan salin ke kepala catatanmu.

    Kontrolnya ikut kosong, berarti mesinnya yang bermasalah — bukan jalannya. Itu arah yang tegas. Arah sebaliknya tidak: rutenya muncul lagi berarti layanannya hidup dan memang menghitung, tapi pencarian yang ini bukan pencarian yang tadi, jadi dia tidak membuktikan yang tadi tidak kehabisan waktu. Cek ini menyingkirkan mesin yang mati, bukan mesin yang menyerah.

    Satu yang jangan kamu pakai untuk menilai hasil tadi: baris status di kepala panel, yang bilang layanan jalan siap atau tidak. Panel menanyakannya sekali saja, saat panel pertama dibuka sesudah halaman dimuat — dan peladen boleh menjawabnya dari simpanan jawaban sebelumnya, yang dipakai bersama semua pengunjung. Jadi baris itu bisa lebih tua daripada larianmu, dan memuat ulang halaman tidak menjaminnya baru. Yang menanyai mesin rutenya sungguhan adalah cek kontrol di atas.

    Lolos cek itu, tulis apa adanya: mesin rute tidak menemukan jalan ke titik tujuan node itu, dengan lingkaran yang kamu taruh, di atas snapshot graf jalan ini. Bukan “node ini tidak bisa didatangi lewat jalan”.
  9. Ulangi untuk dua sampai tiga node lain yang kamu urus.
  10. Buka halaman tiap node itu. Jalannya lewat Direktori Node di bilah atas, atau klik penanda node di peta lalu ikuti tautan Halaman node di popupnya.

    Di halaman node, catu daya disebut di dua tempat, dan latihan ini cuma memakai satu. Yang pertama ada di dalam blok Penilaian (Candidates), lebih ke atas: bentuknya penilaian. Dia membawa tingkat kemungkinan. Dia juga membawa tingkat keyakinan, di kalimatnya sendiri. Lewati blok itu — latihan ini tidak mencatatnya. Yang dipakai latihan ini kalimat catu daya di bacaan nodenya, lebih jauh ke bawah, tanpa pita kemungkinan sama sekali. Popup catu daya di peta itu penilaian yang sama, jadi dia ikut dilewati.

    Di kalimat itu ada empat kemungkinan jawaban, bukan tiga: bercatu listrik; campuran — kadang listrik, kadang baterai; baterai murni; atau halaman itu menolak mengklasifikasi sama sekali karena laporan baterainya belum cukup banyak, dan bilang begitu apa adanya. Jawaban ketiga punya dua bentuk: kadang label “bercatu baterai murni”, kadang cuma cerita tren voltasenya tanpa satu pun label. Dua-duanya jawaban ketiga.

    Tiga yang pertama berbadge terukur di sana; yang keempat sengaja tidak, karena tidak ada yang terukur untuk ditandai. Jawaban keempat bukan kasus pinggiran — berapa banyak node yang punya cukup sampel untuk diklasifikasi, halaman depan yang menyebutkan, dengan penyebut dan tanggalnya. Angkanya tidak kami salin ke halaman ini.

Klaim catu daya lahir dari laporan baterai yang node itu kirim sendiri — bukan dari survei lapangan. Node bercatu listrik bisa saja punya panel surya atau UPS yang tidak kelihatan di data kami. Pakai klaim itu sebagai petunjuk, lalu cek ke pemiliknya.

Satu hal yang tidak akan kamu temukan di halaman node mana pun: berapa lama node itu tetap menyala kalau listrik padam. Cabang “bercatu listrik” menyebut baterai cadangan yang tidak tercatat di telemetri dan bilang angkanya tidak kami tahu; cabang campuran bilang polanya belum cukup jelas; cabang baterai berhenti di tren voltase dan menolak mengarang angka jam atau hari. Jadi jangan menunggu angka ketahanan di sana, dan jangan mengisinya sendiri di buku catatanmu.

Yang kamu catat

Buku catatanmu tempat tiga kelas itu bertemu, dan badge tidak bisa ikut ke kertas. Jadi tulis kelasnya sendiri di tiap baris — kalau tidak, seminggu lagi semuanya terbaca sama saja. Kesimpulanmu sendiri bukan salah satu dari tiga itu, dan itu pun ditulis. Ada juga baris yang tidak punya kelas sama sekali, karena halaman yang kamu baca menolak menjawab; penolakan itu juga masuk buku catatan, apa adanya.

Satu aturan buat baris yang campur: kelas yang lebih lemah menang. Angka model yang diberi premis karangan keluar sebagai simulasi, bukan tetap model.

Sebelum kelompok mana pun, tulis dulu di kepala halaman catatanmu tiga syarat yang berlaku untuk seluruh halaman itu: titik awal yang kamu taruh, moda yang kamu pakai, dan jenis Bencana yang kamu set berikut radius meternya. Radiusnya kamu baca dari catatan hasil, bukan dari ingatan — tiap jenis bencana punya radius bawaannya sendiri. Ketiganya bukan hasil — itu syarat yang membuat angkanya berarti. Node yang kamu pilih ditulis per baris, bukan di kepala: langkah 9 menyuruhmu mengulang untuk dua sampai tiga node lain, dan cuma nodenya yang berganti. Ganti salah satu dari ketiga syarat kepala itu di tengah jalan, dan baris di atasnya tidak lagi sebanding dengan baris di bawahnya: buka kepala catatan baru, jangan diteruskan di kepala yang lama. Dua baris lagi di tempat yang sama, kalau berlaku: bahwa node yang kamu latih bukan nodemu sendiri, dan kenapa — nodemu tidak ada di daftar node, atau namanya kembar dan kamu tidak bisa memastikan barisnya. Keduanya bukan keluaran latihan ini, jadi keduanya tidak masuk kelompok mana pun — tapi keduanya mengubah arti seluruh halaman catatan di bawahnya.

Satu kolom lagi per node, dan isinya kalimat — kolom ini tidak pernah menerima angka, cabang mana pun: ke mana rutenya berakhir. Node yang punya kotak — tulis bahwa rutenya berakhir di pusat selnya, bukan di perangkatnya. Node bertanda tanda tanya — tulis bahwa rutenya berakhir di titik yang node itu laporkan sendiri, dan sisa jaraknya tidak diketahui. Layar menawarkan angka sisa jarak untuk sebagian node; jangan disalin ke sini. Kolom itu berlaku untuk baris Model maupun baris Simulasi node yang sama: dua-duanya rute ke titik tujuan yang sama.

Model — mesin rute di atas snapshot graf jalan, graf utuh:

  • Jarak dan waktu tempuh “sebelum”, per node — ambil dari Rute ke sel node, bukan dari panel skenario. Angkanya sama, tapi di panel skenario dia duduk di dalam blok berbadge simulasi, dan di dalam blok itu dia bagian dari skenario. Satu node, satu baris, diambil sekali. Tidak ada yang kami karang di sini — tapi tidak ada yang kami ukur juga. Belum ada yang menempuhnya.

Simulasi — lahir dari premis karangan:

  • Jarak dan waktu tempuh “sesudah”: mesin yang sama, graf yang kamu lubangi.
  • Selisih jarak dan selisih menit — selisih itu tidak ada tanpa lingkaranmu.
  • Node mana yang jalannya tidak lagi ditemukan mesin rute — dengan lingkaran yang kamu taruh, di atas snapshot graf jalan ini.
  • Node mana yang jalannya masih ketemu, tapi jauh lebih lama.
  • Node mana yang tidak berubah sama sekali.

Terukur — dari laporan node itu sendiri:

  • Dari daftar tadi: apa yang halaman tiap node katakan sendiri soal catu dayanya, di kalimat bacaan nodenya — bukan di blok Penilaian (Candidates). Salin kalimatnya, bukan ringkasanmu. Sebagian kalimat memang membawa label yang bisa disalin utuh — “bercatu listrik”, “bercatu baterai murni” — sebagian lagi tidak: untuk node baterai, halamannya bisa berhenti di cerita voltase (naik-turun, atau benar-benar menurun sepanjang riwayat) tanpa satu pun label untuk disalin. Kalau labelnya tidak ada, jangan mengarang satu. Dan “bercatu listrik” sendiri cuma berarti ada daya dari luar: bisa PLN, bisa surya, bisa UPS. Di halaman node kalimat ini berbadge terukur; di catatanmu kamu yang menandainya.

Tanpa kelas — halaman node menolak menjawab:

  • Node yang laporan baterainya belum cukup untuk diklasifikasi. Catat penolakannya apa adanya, dan biarkan kolom catu dayanya kosong. Itu bukan “baterai murni”, bukan “bercatu listrik”, dan bukan alasan untuk menebak. Di halaman node kalimat ini memang tidak berbadge apa pun, karena tidak ada yang terukur untuk ditandai — tapi jangan balik aturannya. Tanpa badge bukan berarti penolakan: blok Penilaian (Candidates) di halaman yang sama juga tanpa badge, dan isinya penilaian. Yang menentukan isi kalimatnya, bukan ada tidaknya badge.

Kesimpulanmu — di luar ketiganya, dan tandai begitu:

  • Node yang jalannya masih ketemu sekaligus bercatu baterai murni adalah yang kamu tandai lebih dulu. Itu hipotesismu, dibangun di atas tiga kelas tadi — bukan keluaran mesin mana pun, dan tidak mewarisi kelas mana pun. Hipotesis latihan, bukan jaminan. Node yang halamannya menolak mengklasifikasi tidak otomatis keluar dari daftar itu — yang kamu tahu cuma bahwa kamu tidak tahu, dan itu yang kamu tulis.

Yang latihan ini tidak buktikan

  • Graf jalannya dari OpenStreetMap, satu snapshot. Jalan yang baru dibuka atau ditutup kemarin tidak ada di situ.
  • Lingkaran pengecualian bukan peta kerusakan. Kamu yang menaruhnya.
  • Rute berakhir di titik yang node itu laporkan sendiri — untuk node yang mengirim presisi terkurangi, titik itu pusat selnya, bukan perangkatnya. Untuk node bertanda “· sel ?” di daftar node tidak ada sel: sisa jarak dari ujung rute ke perangkatnya tidak diketahui, jangan diasumsikan nol. Itu satu-satunya pengecualian aturan ini, dan layar tidak menolongmu di situ — kalimat panel soal sel node itu keluar rata untuk dua keadaan yang berlawanan, jadi jangan dipakai satu pun.
  • Mesin rute menganggap semua jalan di luar lingkaran bisa dilewati. Saat bencana sungguhan itu tidak benar.
  • Radio tidak dihitung sama sekali di sini. Jalan putus bukan berarti radio mati — justru itu gunanya mesh.

Kenapa tidak ada latihan tsunami di sini

Rencana kami dulu memasang latihan tsunami pesisir berdampingan dengan halaman ini. Kami batalkan, dan alasannya satu: lingkaran jalan yang diberi label “tsunami” akan terbaca sebagai model inundasi. Data inundasi tidak kami punya. Di instans ini yang ada cuma tile rute OpenStreetMap dan elevasi SRTM — dan SRTM itu model permukaan, kanopi dan atap ikut terbaca, jadi kami tidak memakainya untuk menebak genangan.

Sumber resminya jelas, dan bukan kami. Peringatan dini tsunami Indonesia keluar dari BMKG lewat sistem InaTEWS. Peta bahaya dan risiko bencana ada di InaRISK milik BNPB. Datanya tidak kami salin, tidak kami tampilkan di sini, dan kami tidak mengklaim cakupan apa pun atas wilayah mana pun. Butuh peta bahaya tsunami? Ambil dari sumbernya:

  • BMKG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
  • InaTEWS — sistem peringatan dini tsunami yang dijalankan BMKG.
  • InaRISK — portal kajian risiko bencana milik BNPB.

Kembali ke Mode Latihan · Peta · Bukan layanan darurat resmi


Data terpantau di broker MQTT publik Meshtastic pada topik msh/ID/#.
Menjalankan Meshview (AGPL-3.0) yang telah dimodifikasi · kode sumber tersedia
ver. unknown